Beberapa waktu yang lalu, saya ada perlu sekaligus main ke tempat yang sudah lama tidak saya kunjungi. Padahal sebenarnya bisa dibilang dekat kalau dari Jazirah Kerajaan Singhasari
Jumat, 15 Februari 2013
SELECTA
Beberapa waktu yang lalu, saya ada perlu sekaligus main ke tempat yang sudah lama tidak saya kunjungi. Padahal sebenarnya bisa dibilang dekat kalau dari Jazirah Kerajaan Singhasari
Sabtu, 09 Februari 2013
Kunjungan SAC ke Planetarium Loka Jala Crana
Minggu, 12 Agustus 2012, adalah hari yang padat dan sangat melelahkan
untuk Para Laskar Teropong Surabaya Astronomy Club. Kenapa? Karena pada
hari itu, selain ada Cak Mat Perseids Meteor Shower & Okultasi
Jupiter, pada hari yang sama, Surabaya Astronomy Club juga melakukan
kunjungan wisata ke Museum TNI-AL Loka Jala Crana Surabaya. Apa
hubungannya Astronomi dan Museum TNI-AL? Jangan salah, di Museum yang
berdiri sejak 19 September 1969 ini juga mempunyai bangunan Planetarium
untuk melihat tata surya. Tentu inilah yang menarik perhatian Para
punggawa Surabaya Astronomy Club untuk berkunjung kesana.
Kayangan Api: Pesona Api Abadi di Bojonegoro
Kayangan api adalah sumber api yang
tidak pernah padam, suatu yang langka tentunya, api keluar dari dalam
perut bumi yang tidak ada henti-hentinya.
Kayangan api terletak di kawasan hutan
di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Bojonegoro Jawa Timur. Sebuah desa
yang memiliki kawasan hutan kurang lebih 42,29% dari luas desa. Tempat
itu dapat ditempuh dengan jarak 25 Km dari arah kota Bojonegoro.
Jumat, 11 Januari 2013
Pasir Putih Trenggalek
Keberadaannya dalam jejeran Pantai Selatan Laut Jawa, tidak mengurangi
pesona Pantai Pasir Putih Trenggalek, Jawa Timur. Meskipun jaraknya
jauh, pantai ini dijamin tak akan membuat traveler kecewa!
Bisa dikatakan traveling saya layaknya petualangan seorang backpaker. Betapa tidak, saya menggunakan bus dari Terminal Bungurasih, Kota Surabaya bersama teman-teman. Pada awalnya kami bersepakat untuk menumpang dengan bus AC ekonomi. Ya, alasannya karena harganya terjangkau. Otomatis kami bisa lebih hemat dalam bujet. Namun akhirnya, kami dihadapkan dengan pilihan untuk menumpangi bus Patas AC Pelita Jaya dengan ongkos Rp 30.000 per orang.
Bisa dikatakan traveling saya layaknya petualangan seorang backpaker. Betapa tidak, saya menggunakan bus dari Terminal Bungurasih, Kota Surabaya bersama teman-teman. Pada awalnya kami bersepakat untuk menumpang dengan bus AC ekonomi. Ya, alasannya karena harganya terjangkau. Otomatis kami bisa lebih hemat dalam bujet. Namun akhirnya, kami dihadapkan dengan pilihan untuk menumpangi bus Patas AC Pelita Jaya dengan ongkos Rp 30.000 per orang.
Jumat, 04 Januari 2013
Air Terjun Coban Canggu, Pacet
Jawa Timur merupakan salah satu
provinsi yang memiliki banyak sekali objek wisata air terjun yang
tersebar di seluruh daerah di provinsi ini. Salah satu air terjun yang
memiliki keindahan yang pantas untuk dikunjungi adalah Air Terjun Coban
Canggu.
![]() |
| Air Terjun Coban Canggu |
Jika sobat sedang atau akan berlibur ke daerah Pacet, Mojokerto jangan
lupa sempatkan singgah di air terjun Coban Canggu ini. Air Terjun Coban
Canggu terletak di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Lokasinya tidak jauh dari pemandian air panas Pacet yang terkenal itu.
Untuk mencapai lokasi air terjun ini, dari tempat parkir kendaraan
pengunjung harus berjalan kaki melewati anak tangga yang turun naik yang
berjumlah ratusan buah dan dilanjutkan dengan melewati jalan setapak
dengan total jarak 500 meter. Di awal anak tangga ini sobat bisa membeli
bekal makanan atau minuman yang dijual oleh warung-warung kecil disini.
Pantai Pasir Putih,Situbondo
Kabupaten Situbondo adalah salah satu wilayah di daerah tapal kuda yang menghadap ke Selat Madura. Situbondo berbatasan dengan Banyuwangi, Bondowoso, dan Probolinggo di sebelah selatan. Pariwisata Situbondo yang terkenal adalah Pantai Pasir Putih. Obyek wisata di Situbondo ini biasanya menjadi satu paket perjalanan ketika wisatawan berlibur ke Gunung Bromo. Sepanjang perjalanan menuju Pantai Pasir Putih, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam yang menarik khas masyarakat pesisir pantai.
Jumat, 23 November 2012
Goa Akbar
Tidak seperti layaknya goa alam lain yang berlokasi di tempat
terpencil, Gua Akbar yang merupakan salah satu objek wisata
andalan Kabupaten Tuban berada tepat di bawah pasar rakyat.
Ramainya aktifitas jual beli di pasar sungguh sangat kontras
dengan suasana hening diselingi gemercik air saat berada di dalam
gua ini. Didalam gua ini juga dibangun sebuah kolam air tawar
dengan menempatkan ikan mas didalamnya, otomatis hal ini
memberikan nilai tambah tersendiri bagi pengunjung saat
mengunjungi objek wisata ini.
Nama Akbar konon berasal dari nama sebuah pohon yang tumbuh
didepan gua, yakni pohon Abar. Namun sumber lain menyebutkan nama
Akbar tersebut diberikan oleh pemerintah Kabupaten Tuban yang
merupakan akronim dari Aman, Kreatif, Bersih, Asri dan Rapi yang
tak lain dan tak bukan adalah merupakan slogan dari Kabupaten
Tuban itu sendiri.
| [navigasi.net] Gua - Gua Akbar Salah satu lorong gua yang cukup rendah sehingga pengunjung dewasa mesti menundukkan kepala saat melewatinya | ||
Gua Akbar itu sendiri memiliki nilai religius. Diceritakan
bahwa Sunan Bonang melihat gua ini saat diajak oleh Sunan
Kalijogo yang saat itu masih bernama Raden Mas Sahid. Beberapa
tempat di Gua Akbar dipercaya sebagai tempat Sunan Kalijogo dan
Sunan Bonang pernah bertapa. Seperti ceruk yang diberi nama
Pasepen Koro Sinandhi, yaitu tempat pintu yang dirahasiakan.
Ceruk ini sangat kecil pintunya. Untuk masuk ke dalamnya, orang
dewasa harus merangkak atau sekurangnya membungkuk. Oleh
masyarakat sekitar dipercaya prosesi membungkuk ini memiliki
makna filosofis yang tinggi, yakni pengunjung diingatkan bahwa di
depan mata Allah semua harus merendahkan diri.
Langganan:
Postingan (Atom)
